Tikusgang - Whatsapp adalah aplikasi paling populer di antara banyaknya aplikasi surat berbalas
yang ada di gawai pintar kita saat ini. Tapi, dibalik itu, ternyata WA sering kita menyingkatnya rentan akan serangan hacker.
Hacker dengan mudahnya dapat meretas akun Whatsapp kita lewat beberapa cara.
Ingin tahu bagaimana hacker beraksi dan dan bagaimana mencegahnya? Simak tipsnya berikut ini:
Meretas lewat konfirmasi SMS OTP
Kita tidak dapat menggunakan Whatsapp jika belum melakukan konfirmasi
SMS OTP (one time password). SMS OTP adalah 6 digit angka yang unik yang
berlaku hanya untuk 1 (satu) kali pemakaian. OTP akan dikirim via SMS pengguna. Nah, lewat celah inilah para hacker hanya tinggal mengakses SMS Anda dengan menggunakan aplikasi spyware.
- Selalu install antivirus yang terpercaya untuk ponsel Anda.
- Kunci ponsel menggunakan PIN atau pattern lock.
- Matikan notifikasi untuk SMS di lock screen.
- Gunakan Applock untuk mengunci aplikasi SMS.
Hacker selalu mencoba berbagai cara untuk melakukan
peretasan. Salah satunya lewat konfirmasi akun Whatsapp menggunakan
panggilan Whatsapp. Hacker yang menggunakan cara ini, hanya membutuhkan 15 detik saja untuk dapat meretas akun Whatsapp Anda.
pencegaha:
- Install Incoming Call Lock yang tersedia di Google Play Store. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk mengunci panggilan masuk.
Saat ini, di Internet banyak sekali aplikasi Spy dan Parental yang
tersedia untuk Android. Jika teman atau keluarga Anda menggunakan
aplikasi ini, berhati-hatilah, karena para hacker akan dengan mudah membaca isi Whatsapp dari mana saja.
Pencegahan:
- Lakukan pengecekan pada ponsel android anda jika terdapat aplikasi yang berbahaya atau mencurigakan.
- Jika ponsel anda telah di-root, anda dapat menggunakan aplikasi permission manager untuk ponsel anda
Hacker memiliki cara lain untuk dapat membaca pesan Whatsapp Anda. Caranya adalah mengambil hasil backup pesan WhatsApp dan mengirimkannya ke email mereka dengan format text. Hacker akan dengan mudah membaca pesan Anda hanya dalam beberapa detik saja.
Pencegahan:
- Cek email Anda, apakah terdapat email mencurigakan yang dikirimkan dengan menggunakan email Anda.
- Gunakan app lock untuk Whatsapp dan aplikasi email.
- Kunci ponsel dengan menggunakan pattern lock
Mengakses Android dengan menggunakan device lain saat ini memang sangat mudah, contohnya Airdroid atau Teamviewer Quick Support. Jika hacker
dapat menggunakan aplikasinya dengan baik dan dengan metode yang tepat,
mereka akan dengan mudah mengontrol ponsel Anda kapanpun dan dimanapun.
Pencegahan:
- Gunakan pattern lock untuk ponsel Anda.
- Cek ponsel jika terdapat aplikasi yang mencurigakan.
WhatsApp Web merupakan fitur teranyar dari Whatsapp. Anda dapat
mengakses Whatsapp dengan menggunakan PC. Caranya harus lebih dulu
melakukan scan code QR dari ponsel. Nah, biasanya hacker
yang bisa meretas Whatsapp adalah teman atau kolega yang sering memakai
ponsel Anda. Nah, berhati-hatilah karena bisa saja mereka menggunakan
ponsel Anda untuk dapat mengakses Whatsapp web menggunakan akun Whatsapp
Anda.
Cek jika terdapat log in yang tidak Anda ketahui dari Whatsapp Web di
aplikasi WhatsApp via ponsel. Lakukan log out untuk semua perangkat
(log out from all computers), seperti terlihat pada gambar di atas. (dari : telset.id)
Baca juga : Awas Virus Cabul Menginfeksi








No comments:
Post a Comment